PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman menegaskan komitmennya menjaga dan melestarikan kebudayaan yang menjadi kekayaan sekaligus identitas daerah.
Pernyataan itu disampaikan saat menerima audiensi Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati, Kamis, (24/09/2026).
Dalam pertemuan tersebut, ia menyebut upaya DKP merawat kebudayaan sejalan dengan agenda pemerintah kabupaten, sehingga perlu mendapat dukungan bersama.
Kesamaan pandangan itu, menurut Kholilurrahman, penting disambut seluruh pihak dan masyarakat agar pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab komunitas seni.
Ia menilai kebudayaan memiliki peran mendasar dalam membentuk jati diri bangsa, sekaligus menjadi salah satu penopang keberlangsungan sebuah masyarakat.
Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa hilangnya tradisi dapat melemahkan identitas dan menghapus jejak keberadaan suatu bangsa dari ingatan generasi berikutnya.
Sebagai gambaran, Kholilurrahman menyinggung Babilonia yang tradisinya memudar, sementara nama dan eksistensi peradabannya kemudian tidak lagi digunakan sebagaimana dahulu.
Menurutnya, perubahan sejarah tersebut menjadi pengingat bahwa budaya perlu dirawat secara berkelanjutan agar identitas daerah maupun bangsa tetap bertahan.
Pesan itu, lanjutnya, relevan bagi Pamekasan yang memiliki kekayaan budaya, seni, bahasa, serta beragam warisan lokal yang perlu diwariskan.
Pemerintah daerah ingin bahasa dan tradisi setempat tetap hidup, sehingga masyarakat Pamekasan dapat mempertahankan jati diri sekaligus eksistensinya.
Selain kebudayaan, Kholilurrahman menyatakan pemerintah kabupaten juga berkomitmen mengembangkan olahraga, dengan perhatian yang tidak terbatas pada sepak bola.
Ia mengatakan sejumlah cabang olahraga telah tumbuh dan memiliki organisasi di Pamekasan, sehingga potensinya perlu dirawat dan diperkuat bersama.
Di antaranya terdapat Ikatan Motor Indonesia, Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia, serta Asosiasi Sepak Bola Amputasi Indonesia.
Cabang panahan dan Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) juga disebut telah hadir, dan pemerintah berencana menghidupkan berbagai kegiatan olahraga.
Kholilurrahman berharap geliat olahraga dan kebudayaan dapat membuat Pamekasan semakin semarak, sekaligus menarik kunjungan dari luar daerah.
Ia menargetkan Pamekasan berkembang menjadi tujuan kunjungan, setidaknya di tingkat Jawa Timur, bahkan berpeluang dikenal secara nasional.
Sementara itu, Ketua DKP Arief Wibisono mengatakan organisasinya sedang menyusun naskah perubahan nama menjadi Dewan Kebudayaan Pamekasan, karena cakupan kebudayaan lebih luas daripada kesenian.
Penyusunan naskah melibatkan akademisi dan tokoh adat, melalui kajian serta beberapa tahapan; setelah rampung, DKP berencana kembali menghadap bupati untuk membahasnya.

















