Scroll untuk membaca artikel
Nasional

APBD 2026 Turun, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar dan Infrastruktur Desa

×

APBD 2026 Turun, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar dan Infrastruktur Desa

Sebarkan artikel ini
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat memberikan keterangan mengenai prioritas penggunaan APBD 2026 untuk kebutuhan dasar masyarakat dan pembangunan infrastruktur jalan.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyampaikan komitmennya untuk memaksimalkan penggunaan APBD 2026 sebesar Rp1,9 triliun dengan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat dan pembangunan infrastruktur jalan secara merata di 13 kecamatan.

PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan penggunaan APBD tahun 2026 secara efektif dan tepat sasaran.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp1,9 triliun, lebih rendah dibandingkan tahun anggaran sebelumnya.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel

Pada tahun 2025, total APBD Kabupaten Pamekasan mencapai Rp2,2 triliun, sehingga terjadi penurunan anggaran sekitar Rp200 miliar lebih.

Baca Juga :  Menyambut HUT ke-80 RI, PLN UP3 Madura Salurkan Ribuan Bibit Pohon Produktif se-Madura

Meski nilai anggaran menurun, pemerintah daerah tetap memastikan program prioritas masyarakat tidak akan terganggu dan tetap berjalan maksimal.

Kepada media Jatim Trending, Selasa 6 Januari 2026, Bupati Kholilurrahman menegaskan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama pembangunan.

Baca Juga :  Pamekasan Raih Predikat Sangat Inovatif di IGA 2025, Bupati Kholilurrahman: Inovasi Terus Berkembang untuk Kesejahteraan Masyarakat

Menurutnya, program yang langsung menyentuh kepentingan rakyat seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik wajib dipenuhi secara optimal.

Ia menyampaikan bahwa anggaran tahun 2026 tidak boleh mengabaikan program prioritas meskipun kondisi fiskal daerah mengalami penyesuaian cukup signifikan.

Selain kebutuhan dasar, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian utama karena masih banyak dikeluhkan masyarakat di berbagai wilayah.

Baca Juga :  PKB Pamekasan Cetak 130 Kader Militan Lewat Diklat Panji Bangsa di Waduk Samiran

Pembangunan jalan akan diprioritaskan dimulai dari desa-desa paling tertinggal di setiap kecamatan agar pemerataan pembangunan benar-benar terwujud.

Bupati berharap pembangunan tersebar merata di 13 kecamatan sehingga seluruh masyarakat Pamekasan dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *