Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Terima Video Santri Tidur di Luar, Bang Ali Siapkan Rencana Bangun Gedung dan Masjid

×

Terima Video Santri Tidur di Luar, Bang Ali Siapkan Rencana Bangun Gedung dan Masjid

Sebarkan artikel ini
Bang Ali berbincang dengan seorang pria di lingkungan pesantren.
H. Ali Zainal Abidin Founder BASHRA BIP (kiri) dalam kegiatan silaturahmi bersama 3000 santri di Pondok Pesantren Nahdlatut Ta'limiyah Pamekasan.

PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Keterbatasan tempat tinggal santri menjadi perhatian H. Ali Zainal Abidin, Founder BASHRA Bani Insan Peduli (BIP), saat bersilaturahmi dengan ribuan santri di Pamekasan.

Dalam kegiatan pada Minggu (11/10/2026), Bang Ali menyampaikan rencana pembangunan gedung bernama Ainun Umar dan masjid Abdur Rahim di Pondok Pesantren Nahdlatut Ta’limiyah.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel

Rencana itu muncul setelah Bang Ali menerima video yang memperlihatkan sejumlah santri laki-laki tidur di luar ruangan karena pesantren kekurangan tempat.

“Siapa tahu dengan hal ini akan menjadi amal jariyah buat orang tua kami nantinya, sehingga bisa bermanfaat,” ungkap Bang Ali mengenai harapannya terhadap rencana pembangunan tersebut.

Baca Juga :  Pamekasan Perkuat Pengelolaan Sampah Modern, Andalkan LSDP dan Skema Pembiayaan Kreatif

Nama Ainun Umar diambil dari nama kedua orang tua Bang Ali. Ia berharap fasilitas itu kelak bermanfaat bagi para santri sekaligus menjadi amal jariyah.

Pembangunan tersebut masih memerlukan persiapan dan tindak lanjut. Bang Ali berharap dukungan berbagai pihak membantu memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan dan ibadah pesantren.

Kegiatan bertajuk Silaturahmi dan Kolaborasi Kepedulian itu juga diisi santunan bagi anak yatim, kaum dhuafa, guru ngaji, dan santri kurang mampu.

Tim BASHRA BIP turut membeli dagangan sejumlah pedagang kaki lima. Setelah acara, para santri mendatangi lapak-lapak tersebut dan menikmati dagangan yang disediakan.

Langkah itu diharapkan memberi manfaat ekonomi bagi pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari berjualan, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi para santri.

Baca Juga :  Pameran Museum The Colonial Meriahkan HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Pamekasan ke-495

Di hadapan sekitar 3.000 santri dan santriwati, Bang Ali berpesan agar mereka berani bermimpi dan tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang masa depan.

“Jangan pernah takut untuk menjadi orang sukses. Jangan sampai semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik itu padam,” pesan Bang Ali.

Ia juga mengingatkan para santri agar menghormati orang tua, menjaga adab, serta tidak melupakan asal-usul ketika kelak meraih keberhasilan.

Bang Ali mengatakan, prinsip hidup yang terus dijaganya adalah tidak takut berbagi kepada sesama serta memelihara persaudaraan dan persahabatan dengan berbagai kalangan.

Bang Ali turut meminta doa agar usahanya, termasuk Toko Emas Central 88, terus berkembang dan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Bangkalan Lukman Hakim Lepas 539 Jamaah Haji, Ini Pesan dan Harapannya

“Doakan kami juga. Kami juga ada usaha Toko Emas Central 88 yang nantinya hasilnya juga buat pondok pesantren,” ujar Bang Ali.

Bang Ali berharap kegiatan usaha dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, sehingga peluang membantu masyarakat dan mendukung pesantren semakin terbuka.

Melalui kegiatan tersebut, BASHRA BIP berupaya menjangkau berbagai penerima manfaat, mulai dari warga yang membutuhkan, santri, hingga pedagang kecil.

Rencana pembangunan gedung Ainun Umar dan masjid Abdur Rahim diharapkan berlanjut melalui persiapan serta kolaborasi untuk menunjang pendidikan dan ibadah santri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *