Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Bupati Pamekasan Pimpin Aksi Jumat Bersih di Eks Stasiun PJKA, Bangkitkan Gotong Royong dan Pengelolaan Sampah Modern

×

Bupati Pamekasan Pimpin Aksi Jumat Bersih di Eks Stasiun PJKA, Bangkitkan Gotong Royong dan Pengelolaan Sampah Modern

Sebarkan artikel ini
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyaksikan demonstrasi mesin pencacah sampah organik bersama jajaran Pemkab saat kegiatan Jumat Bersih di eks Stasiun PJKA Pamekasan.
Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pamekasan meninjau sekaligus menyaksikan demonstrasi penggunaan mesin pencacah sampah organik saat kegiatan Jumat Bersih di kawasan eks Stasiun PJKA, Jalan Trunojoyo.

PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, memimpin kegiatan kerja bakti membersihkan kawasan eks Stasiun PJKA di Jalan Trunojoyo, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama berbagai unsur untuk membersihkan tumpukan sampah sekaligus merapikan semak belukar di lokasi.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel

Aksi bersih lingkungan itu merupakan agenda rutin yang digelar setiap hari Jumat sebagai upaya menjaga kebersihan, keasrian, dan kesehatan lingkungan.

Selain mengangkut sampah, para peserta juga melakukan perabasan rumput liar agar kawasan eks stasiun terlihat lebih rapi, nyaman, dan tertata.

Baca Juga :  PLN UP3 Madura Gelar Apel Siaga Idul Adha 1446 H: 617 Personil Diterjunkan di Beberapa Titik Area Madura

Bupati Kholilurrahman mengatakan program Jumat Bersih menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah menciptakan lingkungan sehat sekaligus mendukung gerakan Indonesia yang lebih asri.

Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat secara berkelanjutan.

“Kegiatan Jumat Bersih ini bertujuan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Ini juga menjadi perhatian Presiden dalam mewujudkan Indonesia yang asri,” ujarnya.

Baca Juga :  PKL Kocar-Kacir! Satpol PP Gerebek Jalan Jokotole, Puluhan Lapak Disikat Habis

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Pamekasan menggandeng TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, hingga pengurus RT dan RW di wilayah setempat.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong yang selama ini mulai memudar di tengah kehidupan masyarakat.

Kholilurrahman menilai semangat kebersamaan perlu terus diperkuat agar masyarakat kembali terbiasa bekerja bersama menyelesaikan persoalan lingkungan sekitarnya.

Ia menyebut budaya individualistis perlahan mulai menggantikan nilai gotong royong, sehingga diperlukan kegiatan nyata yang mampu menyatukan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Tinjau Jalan Swadaya di Waru, Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Warga di Tengah Keterbatasan Anggaran

“Alhamdulillah, hari ini semangat gotong royong terlihat sangat kuat. Mulai tingkat RT, RW, hingga seluruh unsur ikut berpartisipasi,” tegasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan itu juga menegaskan pemerintah terus berupaya menjaga seluruh aset dan infrastruktur daerah tetap bersih serta terawat.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkab Pamekasan berkomitmen melakukan pembenahan berbagai sektor agar pembangunan tetap seimbang dan daerah terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *