Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Dari Pesantren Menuju Inovasi Dunia, Ra. Bakir Tuntaskan Seminar Proposal Disertasi AI Berbasis Al-Qur’an

×

Dari Pesantren Menuju Inovasi Dunia, Ra. Bakir Tuntaskan Seminar Proposal Disertasi AI Berbasis Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Bakir bersama dosen pembimbing dan tim akademik usai Seminar Proposal Disertasi Program Doktor di Departemen Teknik Elektro dan Informatika Universitas Negeri Malang.
Ra. Bakir (tengah) berfoto bersama Promotor, Co-Promotor, dan tim akademik usai menyelesaikan Seminar Proposal Disertasi Program Doktor di Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Universitas Negeri Malang.

MALANG | JATIMTRENDING.ID – Akademisi muda sekaligus tokoh pesantren, Ra. Bakir, berhasil menyelesaikan Seminar Proposal Disertasi Program Doktor (S3) di Program Studi Teknik Elektro dan Informatika Universitas Negeri Malang. Selasa, (14/07/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi tahapan penting dalam perjalanan akademiknya menuju penyelesaian studi doktoral, sekaligus membuka jalan bagi penelitian inovatif berbasis kecerdasan buatan dan ilmu Al-Qur’an.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel

Penelitian disertasi yang diusung Ra. Bakir berfokus pada pengembangan model Artificial Intelligence (AI) untuk mengklasifikasikan bacaan Al-Qur’an berdasarkan kaidah ilmu tajwid secara otomatis.

Riset tersebut mengombinasikan teknologi Deep Learning, representasi audio multimodal, serta pendekatan berbasis pengetahuan tajwid guna menghasilkan sistem pengenalan bacaan Al-Qur’an yang lebih akurat.

Melalui pendekatan tersebut, sistem diharapkan mampu mengenali berbagai hukum bacaan Al-Qur’an secara adaptif, presisi, serta mudah diterapkan dalam proses pembelajaran masyarakat luas.

Baca Juga :  Depo Sampah Kamal Picu Banjir, Bupati Bangkalan Ambil Tindakan Cepat

Inovasi yang dikembangkan juga diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan teknologi pendidikan Islam, khususnya dalam mendukung transformasi digital pembelajaran Al-Qur’an di berbagai lembaga pendidikan.

Keberhasilan Seminar Proposal Disertasi tersebut tidak terlepas dari pendampingan akademik yang intensif selama proses penyusunan proposal penelitian hingga memenuhi standar Program Doktor Universitas Negeri Malang.

Dalam penyusunan proposal, Ra. Bakir memperoleh bimbingan dari Prof. Dr. Ir. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T. selaku Promotor dan Dr. Ir. Triyanna Widiyaningtyas, M.T. sebagai Co-Promotor.

Kedua dosen pembimbing tersebut memberikan arahan, masukan ilmiah, evaluasi, serta motivasi secara berkelanjutan sehingga proposal penelitian tersusun sistematis, komprehensif, dan layak dipresentasikan.

Usai seminar, Ra. Bakir mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilalui selama proses penyusunan proposal disertasi.

Baca Juga :  Memahami Macam-Macam Najis dalam Islam dan Cara Mensucikannya

Ia juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada kedua pembimbing yang dinilai telah memberikan pendampingan dengan penuh kesabaran, ketelitian, dedikasi, serta keikhlasan sepanjang proses akademik.

“Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kemudahan sehingga saya dapat menyelesaikan Seminar Proposal Disertasi ini dengan baik,” ujar Ra. Bakir.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Promotor Prof. Dr. Ir. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T. dan Co-Promotor Dr. Ir. Triyanna Widiyaningtyas, M.T. atas seluruh bimbingan ilmiah yang diberikan.

Ra. Bakir berharap Allah SWT membalas segala kebaikan kedua pembimbingnya dengan limpahan rahmat, kesehatan, keberkahan, serta kemuliaan atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.

Baca Juga :  Puskesmas Omben Bantah Isu Pungli, Klarifikasi Kronologi dan Tegaskan Pembayaran Sesuai Prosedur

Sebagai sosok yang lahir dan tumbuh di lingkungan pesantren, Ra. Bakir meyakini bahwa perkembangan teknologi harus berjalan selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.

Menurutnya, kecerdasan buatan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan industri modern, tetapi juga dapat memperkuat kualitas pembelajaran Al-Qur’an melalui pendekatan teknologi yang inovatif.

Penelitian tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi pembelajaran tajwid yang lebih efektif, mudah diakses, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, lembaga pendidikan, dan kalangan pesantren.

Keberhasilan Seminar Proposal Disertasi ini menjadi bukti bahwa lingkungan pesantren mampu melahirkan inovasi ilmiah yang relevan dengan perkembangan teknologi pada tingkat nasional maupun internasional.

Semangat “Dari Pesantren Menuju Inovasi Dunia” menjadi pesan kuat bahwa ilmu, doa, kerja keras, serta bimbingan para guru mampu melahirkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi peradaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *