Scroll untuk membaca artikel
Daerah

PAFI Pamekasan Gandeng Yayasan PBB Gelar Khitanan Massal Gratis, 48 Anak dari Lima Kecamatan Terlayani

×

PAFI Pamekasan Gandeng Yayasan PBB Gelar Khitanan Massal Gratis, 48 Anak dari Lima Kecamatan Terlayani

Sebarkan artikel ini
Tim PAFI Pamekasan menyerahkan paket obat-obatan kepada peserta khitanan massal gratis di wilayah Pakong, Pamekasan.
Pengurus Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Pamekasan menyerahkan paket obat dan perlengkapan perawatan kepada salah satu peserta khitanan massal di Pondok Pesantren As Syalafiyah, Sumber Duko, Pakong, Pamekasan.

PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Pamekasan berkolaborasi dengan Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PBB) menggelar acara khitanan massal secara gratis. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren As Syalafiyah, Desa Sumber Duko, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Minggu (7/6/2026).

Acara sosial ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang rutin dilaksanakan oleh PAFI Pamekasan. Khususnya saat masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PSBB, organisasi ini konsisten mengadakan bakti sosial demi warga.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel
Foto bersama pengurus PAFI Pamekasan, Yayasan PBB, dan pengasuh pondok pesantren usai kegiatan khitanan massal gratis di Pamekasan.
RKH. Ahmad Mudatsir Robi’ Pengasuh Ponpes As Salafiyah Sumber Duko, RKH. Jamaluddin Syam Ketua Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PSBB), Mulyadi Ketua PAFI Pamekasan beserta Panitia pelaksana dan pengurus berfoto bersama usai menggelar kegiatan khitanan massal gratis di Ponpes As Syalafiyah Sumber Duko, Kecamatan Pakong, Pamekasan.

Pada pelaksanaan kali ini, tercatat ada sebanyak 48 anak yang menjadi peserta khitanan massal. Jumlah tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap layanan kesehatan sosial yang diselenggarakan kedua lembaga ini.

Peserta yang dikhitan tidak hanya berasal dari warga sekitar wilayah Kecamatan Pakong saja. Namun, banyak pula yang datang dari wilayah kecamatan lain seperti Pegantenan, Waru, Pasean, hingga Larangan demi mendapatkan layanan ini.

Mulyadi, selaku Ketua PAFI Pamekasan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat kurang mampu. Sebab, biaya khitan di fasilitas kesehatan resmi cukup memberatkan bagi sebagian warga di daerah ini.

Menurut perhitungannya, jika melakukan khitan di Puskesmas atau Rumah Sakit, biaya yang harus dikeluarkan berkisar antara Rp300.000 hingga Rp1.000.000 rupiah. Besaran biaya tersebut tentu menjadi beban berat bagi keluarga dengan ekonomi terbatas.

Kerja sama antara PAFI Pamekasan dengan pihak Yayasan PBB sendiri telah terjalin dengan baik sejak bulan Maret 2026 lalu. Sejak awal, kolaborasi ini disusun untuk memaksimalkan jangkauan manfaat bagi masyarakat luas.

“Alhamdulillah, antusiasme teman-teman anggota PAFI sangat luar biasa dalam setiap kegiatan ini,” ujar Mulyadi saat memberikan keterangan di lokasi acara. Semua pihak terlibat dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Bagi para anggota, kegiatan ini bukan sekadar bentuk kewajiban pengabdian profesi kepada masyarakat luas. Melainkan juga sarana nyata untuk saling membantu serta memberikan manfaat yang nyata bagi sesama manusia.

Lebih dari itu, kegiatan sosial ini juga dipandang sebagai ladang pahala yang berkelanjutan atau amal jariyah. Setiap bantuan yang diberikan diharapkan menjadi kebaikan yang terus dicatat meski kegiatan telah selesai.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan Pimpin Apel Gabungan Penertiban PKL: Menata Kota, Menghidupkan Ekonomi Rakyat

RKH. Jamaluddin Syam, Ketua Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PBB) membenarkan adanya kerja sama erat ini. Pihaknya secara terbuka selalu menerima kehadiran tim PAFI di setiap agenda khitanan massal yang diselenggarakan.

Ia mengapresiasi komitmen dan konsistensi yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran PAFI Pamekasan. Kehadiran mereka dinilai sangat membantu kelancaran dan keberhasilan setiap program sosial yang diinisiasi yayasan.

Baca Juga :  H. Sukriyanto Wakil Bupati Terpilih Buka Khitanan Massal Gratis di Blaban, Batumarmar, Pamekasan

“Alhamdulillah, semoga PAFI senantiasa istiqomah dan terus berjalan di jalan kebaikan dalam kegiatan serupa,” harap Jamaluddin dengan penuh doa. Sinergi ini menjadi kekuatan besar bagi pelayanan sosial.

Pihak yayasan pun berharap ke depannya bisa melebarkan cakupan kegiatan bakti sosial lainnya. Dukungan penuh dari PAFI sangat diharapkan agar lebih banyak warga yang terbantu kesehatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *