PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Pemerintah Kabupaten Pamekasan mendeklarasikan perlindungan anak di ruang digital sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan internet yang aman.
Deklarasi tersebut digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting yang dipusatkan dari ruang Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Pamekasan.
Agenda tersebut diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah serta instansi terkait yang memiliki peran dalam perlindungan anak.
Peserta kegiatan berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta DP3AKB Kabupaten Pamekasan.
Selain itu, Polres Pamekasan, Kementerian Agama, dan sejumlah organisasi kewanitaan turut mengikuti deklarasi tersebut.
Sambutan tertulis Kepala Diskominfo Pamekasan, Muttaqin, disampaikan oleh Kepala Bidang Persandian Diskominfo, Abd. Hamid.
Dalam sambutannya, Muttaqin menyampaikan bahwa Pemkab Pamekasan menyambut baik dan mendukung penuh implementasi PP Tunas.
Menurutnya, regulasi tersebut menjadi payung hukum sekaligus pedoman dalam membangun ekosistem internet yang ramah dan aman bagi anak.
Ia menegaskan, perlindungan anak di ruang digital tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan serta kerja sama berbagai pihak.
Perlindungan tersebut bukan hanya tanggung jawab satu instansi, tetapi menjadi kewajiban bersama seluruh pemangku kepentingan.
Diskominfo Pamekasan berperan memperkuat literasi digital dan meningkatkan pengawasan terhadap infrastruktur internet.
Sementara itu, sektor pendidikan memiliki tanggung jawab memperkuat pembinaan moral serta pemahaman anak mengenai penggunaan teknologi.
DP3AKB turut berperan melalui pendampingan di sekolah dan penguatan ketahanan keluarga dalam menghadapi risiko ruang digital.
Orang tua dan pendidik juga diharapkan aktif mengawasi penggunaan gawai agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara sehat, produktif, kreatif, dan aman.
Deklarasi tersebut dipimpin Sekretaris Diskominfo Pamekasan, Nur Aini, dan diikuti para peserta melalui konferensi Zoom.

















