PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pamekasan menggelar silaturahim dan audiensi dengan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman.
Pertemuan yang berlangsung di Pringgitan Pendopo Ronggosukowati pada Kamis malam (21/08/2025) turut dihadiri pejabat dinas terkait.
Suasana audiensi berlangsung hangat dan penuh keakraban, menunjukkan semangat kolaborasi antara organisasi tani dengan pemerintah daerah.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada HKTI yang bersedia menjadi mitra pemerintah.
Ia menegaskan akan melanjutkan program-program pembangunan yang sudah dijalankan pada periode pertama kepemimpinannya sebagai bupati.
Selain itu, Bupati berharap HKTI dapat menyampaikan kajian empat program strategis yang dicanangkan untuk lima tahun ke depan.
Menurut Bupati, masukan HKTI sangat penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan pembangunan sektor pertanian dan pangan.
Ketua HKTI Pamekasan, Amin Jakfar, menyampaikan apresiasi atas kesempatan silaturahim dan dialog bersama Bupati dan jajarannya.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa HKTI berkomitmen menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan pembangunan berkelanjutan.
Amin Jakfar memaparkan program kerja HKTI lima tahun ke depan yang mencakup empat sektor prioritas pembangunan.
Program pertama menekankan ketahanan pangan, dengan mendorong peningkatan produksi dan distribusi pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Program kedua menyasar sektor peternakan, dengan fokus pengembangan usaha ternak rakyat agar lebih produktif dan berdaya saing.
Program ketiga berkaitan dengan perikanan, mengoptimalkan potensi laut dan tambak agar hasil nelayan lebih maksimal dan bernilai.
Program keempat menitikberatkan pada lingkungan hidup, melalui pelestarian ekosistem dan pengelolaan sumber daya secara ramah lingkungan.
Ia menegaskan, HKTI siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan.
Bupati pun berharap sinergi ini dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat, meningkatkan produksi lokal, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
















