PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) telah resmi dimulai sejak 10 Februari 2025 di seluruh wilayah Indonesia.
Inisiatif nasional ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan tanpa biaya kepada seluruh warga.

Program PKG menyasar semua kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia, termasuk anak-anak usia sekolah.
Layanan pemeriksaan gratis tersedia di puskesmas dan klinik mitra yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Untuk mendaftar, masyarakat dapat menggunakan aplikasi SatuSehat Mobile (SSM) atau datang langsung ke puskesmas terdekat.
Warga hanya perlu membawa KTP saat melakukan pendaftaran langsung guna mempermudah proses administrasi layanan.
Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya deteksi dini penyakit sebagai langkah pencegahan dan peningkatan kualitas hidup.
Melalui PKG, masyarakat didorong untuk rutin memeriksa kondisi kesehatannya, agar risiko penyakit dapat ditekan sejak awal.
Bagi siswa usia 7 hingga 17 tahun, pemeriksaan akan digelar secara serentak saat tahun ajaran baru 2025–2026 dimulai.
Jenis layanan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, dan konsultasi dengan tenaga medis.
Puskesmas Larangan Badung menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang menjalankan program ini secara aktif dan konsisten.
Kepala UPT Puskesmas Larangan Badung, dr. Siti Mudrichatun, M.Si, menyatakan kesiapan pihaknya dalam menyukseskan program nasional ini.
“Kami siap memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang layak dan berkualitas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ajakan kepada masyarakat agar ikut mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini.
“Kami berharap tokoh masyarakat serta orang tua atau wali murid mendukung pemeriksaan kesehatan gratis serentak tahun ajaran baru 2025–2026,” imbuhnya.
Dengan PKG, diharapkan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan dan mewujudkan kehidupan yang lebih produktif.
















