PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Pemerintah Kabupaten Pamekasan menjadikan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 sebagai momentum menghidupkan kembali identitas daerah pendidikan di Pulau Madura.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Pamekasan saat puncak Hardiknas tingkat Provinsi Jawa Timur di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan itu dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Sekdaprov Jawa Timur Adhy Karyono, serta jajaran Forkopimda Pamekasan.
Turut hadir kepala dinas pendidikan se-Jawa Timur, anggota DPRD, tokoh pesantren, rektor perguruan tinggi, hingga pimpinan organisasi pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan Hardiknas tahun ini sengaja dijadikan titik awal memperkuat kembali pembangunan sektor pendidikan daerah.
“Puncak peringatan Hardiknas adalah entry point,” tegas Bupati dihadapan ribuan peserta senam Anak Indonesia Hebat tersebut.
Menurutnya, Pamekasan pernah diresmikan Menteri Pendidikan sebagai Kabupaten Pendidikan pada 24 Desember 2010 silam.
Namun, ia mengakui semangat tersebut perlahan mulai meredup sehingga membutuhkan penguatan kembali melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Pada saat ini kami sengaja menjadikan momentum Puncak Hari Pendidikan Nasional ini sebagai penggugah semangat,” ujarnya.
Bupati menyebut tradisi pendidikan di Pamekasan tumbuh kuat melalui pesantren, madrasah, sekolah umum, hingga perguruan tinggi.
“Perlu kami laporkan kepada Bapak Menteri bahwa pesantren dan madrasah yang mengajarkan agama secara serius mencapai kurang lebih 500 lembaga,” katanya.
Ia menjelaskan, siswa kelas enam sekolah dasar di Pamekasan diwajibkan lulus uji kompetensi baca Al-Qur’an sebelum dinyatakan tamat belajar.
“Ini risiko sebagai Pamekasan sebagai Kabupaten Gerbang Salam,” ucapnya saat menjelaskan kebijakan pendidikan berbasis nilai keagamaan tersebut.
Bupati menilai pendidikan harus mampu membentuk karakter, kedisiplinan, serta melahirkan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan memperkuat pembangunan pendidikan daerah.
“Saya mendukung penuh Pamekasan sebagai kota pendidikan,” kata Mendikdasmen disambut tepuk tangan ribuan peserta kegiatan.
Di akhir acara, pemerintah juga menyerahkan penghargaan kepada siswa, tenaga pendidik, serta sekolah berprestasi di Kabupaten Pamekasan.
















