PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID – Seorang anak asal Kabupaten Pamekasan, Izzy Nafis Mohammad, mencatatkan prestasi luar biasa. Di usia 6 tahun 1 bulan, ia berhasil menghafal 30 juz Al-Qur’an secara utuh.
Izzy merupakan warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan. Capaian ini membuat Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, memberikan penghargaan berupa beasiswa pendidikan.
Penyerahan beasiswa dilakukan langsung di Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati pada Jumat (2/5/2025). Dalam momen itu, Izzy hadir bersama kedua orang tuanya.

Bupati KH Kholilurrahman mengaku bangga atas pencapaian Izzy. Ia menyebut bahwa keberhasilan itu adalah buah dari ketekunan serta bimbingan keluarga yang luar biasa.
“Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan bagi keluarga dan masyarakat Pamekasan,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan Izzy bukan hanya prestasi pribadi. Menurutnya, itu juga merupakan keberhasilan orang tuanya dalam mendidik anak dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kesuksesan ini juga milik kedua orang tuanya. Tanpa peran dan bimbingan mereka, tentu tidak akan mudah,” ucapnya.
KH Kholilurrahman menilai anak seusia Izzy sangat jarang bisa menjadi hafiz 30 juz. Karena itu, ia berharap kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak keluarga.
Ia mendorong para orang tua untuk menciptakan lingkungan rumah yang akrab dengan Al-Qur’an. Menurutnya, pendidikan dini yang berbasis nilai-nilai agama sangat penting.
Sementara itu, ayah Izzy, Mohammad Rudin, membeberkan metode yang ia gunakan dalam mendidik anaknya hingga hafal 30 juz.
Menurutnya, sejak usia kandungan 6 bulan, ia dan istrinya rutin memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an kepada janin.
Setelah Izzy lahir, kegiatan itu terus berlanjut. Mereka memutar murotal setiap hari dan menggantinya bergiliran antar juz.
“Di usia 4,5 tahun, Izzy sudah hafal 5 juz. Lalu genap usia 6 tahun 1 bulan, dia hafal 30 juz dengan metode mendengar,” ungkap Rudin.
Hingga kini, Rutinitas mendengarkan murotal masih terus dilakukan. Ia tetap membacakan 3 ayat setiap hari untuk menjaga hafalan anaknya.
Melihat manfaat dari metode ini, Rudin berencana menulis buku panduan cepat hafal Al-Qur’an untuk anak usia dini.
Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Bupati. Pemkab Pamekasan akan membantu proses penerbitan buku tersebut.
“Kami akan mendukung penuh pembuatan buku ini. Semoga bisa memberi manfaat luas bagi keluarga lainnya,” tutup Bupati.
















