PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur resmi membuka pendaftaran program Beasiswa Kemitraan Pendidikan Perguruan Tinggi Tahun Akademik 2025/2026. Program ini diselenggarakan bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.
Beasiswa tersebut ditujukan khusus bagi para santri lulusan dari tiga jalur pendidikan pesantren, yakni Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), dan Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS). Pendaftaran dibuka mulai 20 Mei hingga 4 Juni 2025.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pamekasan, Dr. H. Mawardi, M.Hi, menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pesantren. “Beasiswa kemitraan ini diharapkan bisa melahirkan generasi santri yang unggul, intelektual, dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi: https://bit.ly/BeasiswaKemitraan2025. Selain itu, santri juga dapat berkonsultasi langsung dengan Seksi PD Pontren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan untuk informasi dan pendampingan teknis.
Program beasiswa ini mencakup 12 program studi dengan total daya tampung lebih dari 90 orang. Kuota tersebut tersebar di berbagai jurusan unggulan di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Dakwah, dan Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya.
Berikut rincian program studi dan jumlah kuota masing-masing:
1. Bahasa dan Sastra Arab – 5 orang
2. Sejarah dan Peradaban Islam – 10 orang
3. Manajemen Dakwah – 5 orang
4. Pengembangan Masyarakat Islam – 10 orang
5. Hukum Pidana Islam – 5 orang
6. Ilmu Falak – 10 orang
7. Perbandingan Mazhab – 10 orang
8. Aqidah dan Filsafat Islam – 1 orang
9. Ilmu Hadis – 10 orang
10. Studi Agama Islam – 10 orang
11. Tasawuf dan Psikoterapi – 10 orang
12. Manajemen Zakat dan Wakaf – 5 orang
Mawardi menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong para santri agar tidak melewatkan kesempatan emas ini. Ia menyebut bahwa kuliah secara gratis di perguruan tinggi negeri menjadi peluang langka yang wajib dimanfaatkan secara maksimal.
“Kami himbau kepada para santri untuk segera mendaftarkan diri sebelum batas waktu berakhir. Jangan ragu untuk mengikuti proses seleksi. Ini adalah momentum penting bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tutur Mawardi.
Tak hanya menekankan pentingnya mendaftar, Mawardi juga berharap agar kuota penerima beasiswa bisa didominasi oleh santri asal Madura, khususnya Pamekasan. Hal ini menurutnya akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah.
“Semoga putra-putri terbaik dari Pamekasan mampu mengisi dan lolos dalam program beasiswa ini. Kita ingin menunjukkan bahwa santri Madura juga mampu bersaing secara nasional,” ujarnya penuh harap.
Ia juga menegaskan bahwa Kemenag Pamekasan akan terus melakukan sosialisasi ke berbagai pesantren untuk memastikan informasi ini tersampaikan secara merata. Sosialisasi dilakukan baik melalui media digital maupun jaringan pesantren yang ada.
“Dari Madura untuk Indonesia,” tutup Mawardi dengan optimistis, mengakhiri pernyataannya.
Untuk Informasi Lebih Lanjut:
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan
Seksi PD Pontren
Kontak: 0823-3284-9355 (Ainy) / 0823-3889-8295 (Mahendi)
















