SURABAYA | JATIMTRENDING.ID — Bani Insan Peduli (BIP) resmi merayakan Anniversary ke-1 melalui rangkaian kegiatan bertema “Goes dan JJS Surabaya 2025” yang digelar pada tanggal 6-7 Desember 2025.
Perayaan tersebut berlangsung meriah dengan menggunakan dua lokasi hotel di Kota Surabaya, yakni Hotel Bumi Surabaya untuk acara ramah tamah dan Hotel Elmi sebagai tempat menginap seluruh peserta.

Acara ramah tamah sekaligus prosesi potong tumpeng dipusatkan di Hotel Bumi pada Sabtu malam, dihadiri keluarga besar BIP dan para undangan dari berbagai daerah.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan hadirnya Orkes Gambus Bani Entertainment yang turut menghibur peserta melalui penampilan musik bernuansa Timur Tengah yang begitu energik.
Suasana semakin istimewa dengan kehadiran bintang tamu Musthofa Abdullah dari Kota Jember, yang berhasil memeriahkan panggung dan mendapatkan sambutan hangat seluruh peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Owner Bani Group sekaligus Ketua BIP Habib Ali Zainal Abidin menyampaikan sambutan menyentuh mengenai perjalanan awal berdirinya BIP pada Desember 2024.
Ia menjelaskan bahwa komunitas tersebut terbentuk setelah wafatnya ibunda tercinta, Ainun Bani, yang menjadi inspirasi utama bagi gerakan sosial dan keummatan yang kini berkembang pesat.
Habib Ali tampak menahan haru ketika mengenang satu tahun kepergian sang ibunda, hingga air matanya jatuh saat menyampaikan pesan mendalam di hadapan seluruh peserta.
Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen besar keluarga Bani untuk menjadikan BIP sebagai wadah berbagi manfaat dengan memberikan dukungan penuh melalui berbagai unit usaha.
“Kami berkomitmen, bila mendapat tambahan perusahaan baru, seluruh profitnya akan kami serahkan seratus persen kepada BIP sebagai bentuk pengabdian keluarga,” ungkap Habib Ali.
Ia menyampaikan bahwa saat ini sudah berdiri dua perusahaan baru yang seluruhnya dipersembahkan untuk pengembangan program, kegiatan, serta keberlanjutan gerakan sosial BIP.
Habib Ali juga memaparkan perjalanan BIP yang awalnya hanya beranggotakan sepuluh orang, kemudian berkembang menjadi komunitas besar yang memiliki cabang di berbagai daerah.
Selain di Pamekasan, BIP kini memiliki cabang aktif di Sumenep, Depok, Bali, dan Jawa Tengah, dengan berbagai kegiatan sosial yang dijalankan secara konsisten setiap bulannya.
Ia menegaskan bahwa BIP merupakan gerakan murni keummatan yang dibangun atas dasar kebersamaan, kepedulian, dan nilai persaudaraan tanpa kepentingan politik apa pun.
Menurutnya, keluarga besar BIP sangat menjaga kemurnian tujuan organisasi, sehingga setiap bentuk indikasi politik langsung ditolak demi menjaga integritas gerakan.
“Kalau ada embel-embel kegiatan politik dalam BIP, saya mengucapkan Innalillahi Wainna ilaihi Rojiun untuk keluarga kami,” tegasnya di hadapan hadirin.
Peserta yang hadir merasa bangga melihat perkembangan BIP yang begitu cepat dan terstruktur, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah.
Acara Anniversary ke-1 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarkader BIP yang datang dari berbagai provinsi dan mengikuti rangkaian kegiatan selama dua hari.
Berbagai sesi kebersamaan seperti goes, jalan-jalan sehat, ramah tamah, hingga hiburan menjadi wadah mempererat hubungan keluarga besar BIP agar semakin solid dan berkelanjutan.
Perayaan ini menandai tonggak penting perjalanan BIP dalam mengembangkan gerakan sosial berbasis kekeluargaan, yang diharapkan terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
















