PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Persepam Pamekasan resmi diperkenalkan sebagai peserta Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025-2026 dalam rangkaian acara di Monumen Arek Lancor, Rabu, (3/12/2025).
Launching Team and Jersey 2025 tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman serta sejumlah pejabat dari berbagai instansi pemerintah daerah.
Ketua DPRD Ali Masykur, Perwakilan Kodim 0826 Pamekasan serta perwakilan Kejaksaan Negeri Pamekasan juga terlihat hadir, menandakan dukungan lintas lembaga terhadap perkembangan olahraga daerah.
Kepala Disdikbud Akhmad Basri Yulianto, Kepala Dispora Akmalul Firdaus, dan anggota DPRD Pamekasan Siran Wahyudi dan Sekdis Pemberdayaan Perempuan dan KB dr. Hendarto.turut hadir memberikan dukungan langsung kepada Persepam.
Ratusan suporter Laskar Ronggosukowati memadati lokasi acara untuk menunjukkan antusiasme tinggi mereka terhadap kebangkitan Persepam pada musim kompetisi tahun ini.
Manajer Persepam, Abdul Razak, menyampaikan bahwa pihaknya bertekad kuat menjawab keraguan publik terkait kesiapan tim dalam menghadapi ketatnya persaingan Liga 4 musim ini.
Ia mengatakan kritik dan keraguan yang selama ini muncul justru menjadi motivasi tambahan bagi skuad Persepam untuk tampil lebih tangguh di setiap pertandingan.
Razak optimistis Persepam mampu melewati jadwal padat penyisihan grup melawan UNESA FC, Banteng Jatim FC, serta Perssu Madura City yang memiliki kualitas permainan kompetitif.
Persepam juga mendapat keuntungan sebagai tuan rumah pada seluruh pertandingan penyisihan grup yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan.
Dukungan besar suporter diprediksi menjadi faktor penting yang mampu meningkatkan mental dan kepercayaan diri para pemain saat menjalani laga-laga penentu.
Momentum sebagai tuan rumah diyakini dapat dimanfaatkan maksimal untuk meraih poin penuh dan membuka peluang menuju babak selanjutnya dengan kondisi lebih stabil.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan Persepam tetap menjadi kebanggaan masyarakat sehingga pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan maksimal demi kejayaan klub.
Ia menilai semangat baru manajemen dan dukungan luas masyarakat merupakan modal penting dalam mengembalikan Persepam ke level kompetisi lebih tinggi.
Meski efisiensi anggaran masih menjadi tantangan, Kholilurrahman menekankan perlunya kreativitas dan terobosan agar pembinaan sepak bola daerah tetap berjalan optimal.
Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat namun harus mendorong munculnya gagasan inovatif yang memperkuat perkembangan Persepam secara berkelanjutan.
Bupati yang akrab disapa Kiai Kholil itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu memberikan dukungan moral demi perjalanan kompetisi Persepam tahun ini.
Pada kesempatan itu, Abdul Razak menyampaikan apresiasi besar kepada pengusaha lokal seperti Haji Her CEO Bawang Mas, Bang Ali Bani CEO Bani Grup, Aba Sholeh, dan Haji Rosi.
Ia mengatakan dukungan para pengusaha tersebut sejalan dengan semangat pemerintah daerah melalui slogan KHARISMA “Bangkit Bersama Untuk Pamekasan Maju”.
Razak juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Bupati KH Kholilurrahman yang telah memberikan dukungan sarana dan prasarana untuk Persepam FC.
Ia mengapresiasi dukungan Ketua DPRD Ali Masykur, seluruh anggota DPRD, jajaran Forkopimda, berbagai OPD, serta masyarakat yang terus memberikan semangat kepada tim.
Persepam akan memainkan tiga laga penyisihan grup, seluruhnya digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan sebagai bagian dari keuntungan status tuan rumah.
Pertandingan pertama dijadwalkan menghadapi UNESA FC pada Kamis 11 Desember 2025, disusul laga melawan Banteng Jatim FC pada Jumat 13 Desember 2025.
Laga terakhir babak penyisihan mempertemukan Persepam dengan Perssu Madura City pada Senin 15 Desember 2025 yang menjadi penentu langkah menuju fase selanjutnya.
Manajemen berharap rangkaian laga tersebut menjadi awal kebangkitan Persepam sekaligus mengokohkan kembali dukungan publik terhadap tim kebanggaan masyarakat Pamekasan.
















