PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pamekasan menggelar Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Panji Bangsa.
Kegiatan berlangsung dua hari, Sabtu hingga Minggu, 12–13 Juli 2025, bertempat di kawasan wisata Waduk Samiran, Pamekasan.

Sebanyak 130 peserta hadir, masing-masing merupakan utusan 10 kader dari setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan.
Ketua DPC PKB Pamekasan, KH Ali Wafa Subki, menjelaskan kegiatan ini menjadi langkah untuk mengorbitkan kader militan.
Panji Bangsa disebut sebagai badan otonom baru PKB yang menjadi wadah pembinaan generasi muda partai.
Organisasi ini memiliki tugas utama mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam berbagai situasi.
Salah satu fokus pembinaan yakni penanaman kepedulian terhadap bencana, krisis sosial, dan dinamika masyarakat lainnya.
Ali Wafa menegaskan, para kader dibentuk agar memiliki kesiapan mental untuk memimpin dan menjadi teladan masyarakat.
Pembekalan yang diberikan mencakup disiplin, kesetiaan, keberanian, serta daya tahan terhadap tekanan situasi sosial dan politik.
“Setelah Dikbar, kader Panji Bangsa harus militan, solid, dan siap mengawal kepentingan umat,” ujar Ali Wafa.
Ia menambahkan, Panji Bangsa akan menjadi kekuatan baru dalam pelayanan sosial dan kerja-kerja politik kerakyatan.
Para kader diharapkan dapat melanjutkan semangat patriotik para pendiri PKB dalam membela bangsa dan negara.
“PKB berdiri untuk memperjuangkan kepentingan umat, baik dalam ranah legislatif maupun eksekutif,” katanya menegaskan.
Namun, perjuangan PKB juga mencakup aspek akhirat yang menyatu dalam nilai rahmatan lil alamin bagi seluruh rakyat.
Ketua Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Panji Bangsa Pamekasan, Abd Aziz, menyebut peserta mendapat materi protokoler dan ideologi.
Materi tambahan seperti ideologisasi Aswaja dan latihan baris-berbaris bersama TNI AL juga melengkapi pelatihan disiplin kader.
















