Scroll untuk membaca artikel
Nasional

PKB Pamekasan Cetak 130 Kader Militan Lewat Diklat Panji Bangsa di Waduk Samiran

×

PKB Pamekasan Cetak 130 Kader Militan Lewat Diklat Panji Bangsa di Waduk Samiran

Sebarkan artikel ini
KH Ali Wafa Subki memberi sambutan saat membuka Dikbar Panji Bangsa PKB Pamekasan di Waduk Samiran, 2025.
Ketua DPC PKB Pamekasan, KH Ali Wafa Subki, memberikan sambutan dalam kegiatan Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Panji Bangsa di Waduk Samiran, Pamekasan.

PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pamekasan menggelar Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Panji Bangsa.

Kegiatan berlangsung dua hari, Sabtu hingga Minggu, 12–13 Juli 2025, bertempat di kawasan wisata Waduk Samiran, Pamekasan.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel
Peserta Diklat Panji Bangsa PKB Pamekasan berfoto bersama di Waduk Samiran usai pelatihan, Juli 2025.
Para peserta Diklat Panji Bangsa DPC PKB Pamekasan berfoto bersama usai mengikuti kegiatan di Waduk Samiran, Minggu (13/7/2025).

Sebanyak 130 peserta hadir, masing-masing merupakan utusan 10 kader dari setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan.

Ketua DPC PKB Pamekasan, KH Ali Wafa Subki, menjelaskan kegiatan ini menjadi langkah untuk mengorbitkan kader militan.

Baca Juga :  Hadiri Rapat DPD TMI, Wakil Bupati Pamekasan Siap Berkolaborasi Mengkawal Kepetingan Petani

Panji Bangsa disebut sebagai badan otonom baru PKB yang menjadi wadah pembinaan generasi muda partai.

Organisasi ini memiliki tugas utama mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam berbagai situasi.

Salah satu fokus pembinaan yakni penanaman kepedulian terhadap bencana, krisis sosial, dan dinamika masyarakat lainnya.

Ali Wafa menegaskan, para kader dibentuk agar memiliki kesiapan mental untuk memimpin dan menjadi teladan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan Naik Kapal Perang TNI AL, Tinjau Titik Migas Strategis di Laut Madura

Pembekalan yang diberikan mencakup disiplin, kesetiaan, keberanian, serta daya tahan terhadap tekanan situasi sosial dan politik.

“Setelah Dikbar, kader Panji Bangsa harus militan, solid, dan siap mengawal kepentingan umat,” ujar Ali Wafa.

Ia menambahkan, Panji Bangsa akan menjadi kekuatan baru dalam pelayanan sosial dan kerja-kerja politik kerakyatan.

Para kader diharapkan dapat melanjutkan semangat patriotik para pendiri PKB dalam membela bangsa dan negara.

Baca Juga :  Ta’dzim Santri Bukan Perbudakan: Meluruskan Narasi Keliru tentang Tradisi Pesantren

“PKB berdiri untuk memperjuangkan kepentingan umat, baik dalam ranah legislatif maupun eksekutif,” katanya menegaskan.

Namun, perjuangan PKB juga mencakup aspek akhirat yang menyatu dalam nilai rahmatan lil alamin bagi seluruh rakyat.

Ketua Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Panji Bangsa Pamekasan, Abd Aziz, menyebut peserta mendapat materi protokoler dan ideologi.

Materi tambahan seperti ideologisasi Aswaja dan latihan baris-berbaris bersama TNI AL juga melengkapi pelatihan disiplin kader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *