Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Badri Khumaini Resmi Pimpin GP Ansor Pamekasan, Fokus Perkuat Kaderisasi dan Kemandirian Organisasi

×

Badri Khumaini Resmi Pimpin GP Ansor Pamekasan, Fokus Perkuat Kaderisasi dan Kemandirian Organisasi

Sebarkan artikel ini
H. Badri Khumaini berbicara di podium saat pelantikan PC GP Ansor Pamekasan.
H. Badri Khumaini menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Pamekasan di Azana Style Hotel Madura.

PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — H. Badri Khumaini resmi memimpin PC GP Ansor Kabupaten Pamekasan setelah dilantik dalam resepsi organisasi, Minggu, (18/10/2026).

Pelantikan tersebut berlangsung di Azana Style Hotel Madura, Pamekasan, dan menjadi momentum awal transformasi kepengurusan periode 2026–2030.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel
H. Badri Khumaini bersama pengurus GP Ansor Pamekasan berfoto di atas panggung pelantikan.
H. Badri Khumaini bersama jajaran pengurus dan peserta pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Pamekasan.

Dalam sambutannya, Badri menegaskan pembenahan kaderisasi sebagai prioritas utama untuk memperkuat keberlanjutan organisasi di seluruh wilayah Pamekasan.

Menurut dia, kader yang telah mengikuti pengkaderan perlu ditata berdasarkan angkatan agar pembinaan berlangsung lebih terarah dan berkesinambungan.

Baca Juga :  PAFI Pamekasan Gandeng Yayasan PBB Gelar Khitanan Massal Gratis, 48 Anak dari Lima Kecamatan Terlayani

Langkah itu diharapkan menciptakan basis data kader yang rapi sekaligus memudahkan organisasi menyusun program pengembangan secara terukur.

Badri juga membawa agenda penguatan potensi kader, mulai tingkat Pimpinan Anak Cabang hingga Pimpinan Ranting di berbagai kecamatan.

Potensi tersebut akan diarahkan melalui kebersamaan, solidaritas, dan pembagian peran yang sesuai kemampuan masing-masing kader organisasi.

Ia menilai penguatan jaringan hingga tingkat bawah penting agar Ansor mampu hadir menjawab kebutuhan pemuda dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Sempat Unggul, Madura United Dipaksa Menyerah 1-2 dari Dewa United di SGB

Selain kaderisasi, Badri berkomitmen menegakkan kembali peran Barisan Ansor Serbaguna atau Banser dalam pengabdian organisasi.

Banser dipandang perlu diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan, sehingga mampu menjalankan tugas pelayanan, pengamanan, dan kebangsaan secara profesional.

Program berikutnya menyasar Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor atau MDS-RA sebagai pengawal tradisi keagamaan Nahdlatul Ulama.

Badri berharap MDS-RA menjadi garda terdepan dalam merawat amaliyah, memperkuat spiritualitas, serta menjaga kesinambungan tradisi NU.

Baca Juga :  Diperta Probolinggo Dorong Kemandirian Petani Lewat Pelatihan Pupuk Organik

Visi lain yang diusungnya ialah membangun kemandirian organisasi melalui optimalisasi sumber daya dan potensi ekonomi kader.

Kemandirian tersebut dinilai penting agar program organisasi tidak bergantung sepenuhnya pada dukungan pihak lain dalam pelaksanaannya.

Badri menyatakan kepemimpinannya akan diarahkan untuk menjaga ulama, memperkuat khidmat, serta mempertahankan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia pun mengapresiasi kesiapan pengurus dan kader yang mendukung pelantikan, seraya mengajak seluruh elemen bergerak dalam satu komando.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *