PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, Jawa Timur, menggelar halal bihalal di aula PCNU Pamekasan, Sabtu (26/4/2025).
Dalam acara tersebut dihadiri Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, Kapolres Pamekasan, Kepala Bakorwil Pamekasan, Dandim Pamekasan, Direktur RS Moh Noer Pamekasan dan Ketua Satgas Badan Wakaf Indonesia (BWI) Jawa Timur, Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN).
Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim menyampaikan, saat ini masih ada kesempatan untuk saling memaafkan karena masih dalam suasana Idul Fitri di bulan Syawal. Kata dia, PCNU sudah memasuki akhir masa kepengurusan. Oleh sebab itu, PCNU Pamekasan siap untuk berkolaborasi dengan Pemkab Pamekasan dalam pembangunan. Apalagi Bupati Pamekasan saat ini kader NU tulen.
“Untuk menyukseskan pembangunan di Pamekasan, PCNU siap berkolaborasi. Di PCNU, lembaga ada 22 yang bisa bersinergi dengan OPD Pemkab Pamekasan,” Jelas Kiai Taufik saat menyampaikan sambutan di acara tersebut.
Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Angsana, Palengaan ini menambahkan, untuk membantu program Pemkab Pamekasan, ada lembaga yang menangani bidang pendidikan, ekonomi, peningkatan lapangan kerja, sosial khususnya di bidang dakwah keagamaan yg sesuai dengan prinsip tasharroful imam alarra’iyah manutun bil maslalah (Kebijakan peimpin itu hrs mengacu pada kemashlahatan rakyat).
Sementara tu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengucapkan terima kasih atas dukungan yang sudah disiapkan oleh PCNU Pamekasan. Dalam waktu dekat, semoga kerjasama itu bisa ditindaklanjuti.
“Saya punya beban untuk membesarkan NU dan program pemerintah dengan NU tinggal mengawinkan saja,” ungkap Kiai Kholil.
Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan ini, mengungkapkan, meskipun APBD saat ini sedang mengalami efisiensi, namun program harus terus berjalan. Seperti program yang berkaitan dengan visi misi Pemkab Pamekasan.
“Program eco pesantren, santunan guru ngaji, bantuan operasional madrasah diniyah akan segera dijalankan,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, juga diisi dengan sosialisasi dari BWI, BPN Pamekasan tentang perwakafan tanah. Dalam sosialisasi ini, diharapkan warga NU bisa segera memanfaatkan sertifikasi tanah wakaf.
















