Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Kalapas Syukron Hamdani Tinjau Rencana Kerja Sama Peternakan untuk Pembinaan Warga Binaan Lapas Pamekasan

×

Kalapas Syukron Hamdani Tinjau Rencana Kerja Sama Peternakan untuk Pembinaan Warga Binaan Lapas Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Kalapas Kelas II A Pamekasan, Syukron Hamdani, meninjau kandang sapi bersama anggota Kelompok Tani Ternak Tekad Maju Bersama.
Kalapas Kelas II A Pamekasan, Syukron Hamdani, meninjau kandang sapi milik Kelompok Tani Ternak Tekad Maju Bersama, sebagai bagian rencana kerja sama pembinaan warga binaan.

PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Kepala Lapas Kelas II A Pamekasan, Syukron Hamdani, melakukan peninjauan lokasi pengajuan kerja sama program pembinaan asimilasi.

Program ini diajukan oleh Kelompok Masyarakat Tekad Maju Bersama, yang bergerak dalam usaha peternakan kambing dan sapi.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel

Kelompok tersebut mengelola usaha secara kolektif, mulai pembelian bibit, pemeliharaan, penyediaan pakan, hingga penjualan hasil ternak.

Kegiatan yang ditawarkan mencakup pembangunan kandang komunal, pengadaan pakan, perawatan ternak, hingga sistem penjualan berbasis kelompok.

Baca Juga :  Bangkalan Siap Ukir Prestasi di Porprov Jatim IX: Sinergi Pemerintah dan Atlet Menuju Puncak

Produk yang dihasilkan meliputi daging dan susu, sehingga memberi nilai tambah sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Kalapas Syukron Hamdani menyebut, permohonan kerja sama ini selaras dengan misi pembinaan warga binaan melalui program asimilasi.

Menurutnya, integrasi sosial warga binaan merupakan aspek penting dalam proses rehabilitasi serta reintegrasi mereka ke masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Lapas berharap bisa memberikan dukungan komprehensif sekaligus membuka jalur kemandirian ekonomi narapidana.

Baca Juga :  Depo Sampah Kamal Picu Banjir, Bupati Bangkalan Ambil Tindakan Cepat

Abdur Razak, inisiator kerja sama, menilai program ini penting untuk memberikan keterampilan nyata bagi warga binaan.

Ketua Pokmas Tekad Maju Bersama, Ismail Samlan, optimistis kerja sama ini mampu menghadirkan manfaat besar bagi peserta.

Ia berharap, pembinaan tersebut membuat warga binaan lebih bersemangat menatap masa depan cerah setelah menyelesaikan masa hukuman.

Kerja sama ini juga menjadi langkah konkret pemberdayaan ekonomi warga binaan melalui usaha peternakan berbasis komunitas masyarakat.

Baca Juga :  Momen Haru Pelepasan Kelas 6 SD Negeri Batuampar I, Kembali ke Orang Tua dengan Doa dan Harapan

Kalapas Syukron Hamdani menegaskan, pembinaan berbasis keterampilan dan usaha mandiri kini menjadi fokus utama pemasyarakatan.

Ia menambahkan, jika program berjalan lancar, hasilnya tidak hanya berdampak pada warga binaan, tetapi masyarakat luas.

Dengan pola kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem produktif yang mempercepat adaptasi sosial warga binaan di masyarakat.

Lapas Pamekasan menilai, sinergi dengan kelompok masyarakat dapat menjadi model pembinaan efektif sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *