Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Tingkat Kepesertaan Masih Rendah, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Pamekasan Siapkan Strategi Percepatan

×

Tingkat Kepesertaan Masih Rendah, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Pamekasan Siapkan Strategi Percepatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Pamekasan Kholilurrahman memimpin pertemuan bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura dan jajaran pemerintah daerah di Pendopo Ronggosukowati membahas strategi peningkatan kepesertaan pekerja.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman menerima kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura di Pendopo Ronggosukowati, membahas percepatan peningkatan kepesertaan pekerja di Pamekasan, Senin (27/4/2026).

PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura, Indriyatno, bersilaturahmi dengan Bupati Pamekasan Kholilurrahman di Pendopo Ronggosukowati, Senin (27/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Anita Ardhiana membahas strategi memperluas perlindungan pekerja melalui peningkatan kepesertaan.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel

Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan sinergi pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mempercepat cakupan peserta aktif di Pamekasan.

Indriyatno menyampaikan tingkat kepesertaan di Pamekasan tergolong cukup baik, didukung sektor industri rokok serta pertumbuhan usaha kecil.

Baca Juga :  31 Napi Lapas Pamekasan Lulus Jadi Guru Mengaji, Dibekali Sertifikat Resmi

Meski demikian, ia mengingatkan kompetisi antarwilayah di Madura terus berkembang, sehingga Pamekasan membutuhkan strategi percepatan yang lebih terukur.

“Kalau tidak ada strategi yang tepat, Pamekasan bisa saja disalip daerah lain,” ujar Indriyatno menegaskan perlunya langkah antisipatif.

Menurutnya, dukungan regulasi pemerintah daerah menjadi faktor penting mendorong perluasan perlindungan pekerja, khususnya sektor informal dan pekerja rentan.

Baca Juga :  Audit Independen Beberkan Kelemahan Tata Kelola BAZNAS Pamekasan, Dari Laporan Keuangan Hingga UPZ

Salah satu usulan yang mengemuka yakni penerbitan surat edaran agar ASN berkontribusi mendaftarkan pekerja sekitar dalam program jaminan sosial.

“Di beberapa daerah, edaran seperti itu sudah mulai diterapkan,” katanya, seraya menilai pola tersebut efektif memperluas cakupan peserta.

Ia menjelaskan target kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Pamekasan dipatok 27 persen, sementara realisasi hingga April 2026 baru menyentuh 19 persen.

Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan berharap pemerintah daerah dapat merumuskan skema percepatan konkret agar target perlindungan pekerja segera terpenuhi optimal.

Baca Juga :  Menyambut HUT ke-80 RI, PLN UP3 Madura Salurkan Ribuan Bibit Pohon Produktif se-Madura

Bupati Kholilurrahman menyambut positif inisiatif tersebut dan menegaskan pentingnya kesamaan persepsi antara pemerintah daerah dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami akan kawal langsung upaya ini, terutama melalui organisasi perangkat daerah,” ujar Kholilurrahman menegaskan komitmen mendukung program tersebut.

Ia juga meminta wakil bupati dan sekretaris daerah turut mengawal implementasi program, agar peningkatan kepesertaan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *