Scroll untuk membaca artikel
Uncategorized

Perhutani Madura Bersama KPMM Lakukan Penanaman Mangrove di Pesisir Pantai Talang Siring

×

Perhutani Madura Bersama KPMM Lakukan Penanaman Mangrove di Pesisir Pantai Talang Siring

Sebarkan artikel ini

Pamekasan | JATIMTRENDING.ID- Dalam rangka memperingati Hari menanam Mangrove sedunia. Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura bersama Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) dan stakeholders lainnya melakukan penanaman bersama, sebanyak 1000 plances bibit pohon mangrove yang dilaksanakan di area pesisir pantai Talang Siring Desa Montok, Kecamatan Larangan Pamekasan. Selasa, (22/07).

 

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel

Hadir pada kegiatan tersebut, Perhutani KPH Madura, KPMM, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pamekasan, CDK Wilayah Sumenep, Dinas Lingkungan hidup (DLH) Pamekasan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Larangan, Aktivis (Pegiat lingkungan), Mahasiswa Pecinta Alam, sejumlah relawan dan unsur terkait lainnya tidak kurang dari 300 peserta.

Baca Juga :  Semarak Pawai Ta'aruf Masjid Asy-Syuhada Pamekasan Menyambut 1 Muharram 1447 H /2025 M

Plt. Kepala Perhutani KPH Madura Bima Andrayuwana mengatakan bahwa, Kami sangat mengapresiasi serta turut berpartisipasi memberikan bantuan bibit pohon mangrove sejumlah 210 plc dalam rangka memperingati hari menanam mangrove sedunia yang diinisiasi oleh Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM). Hal tersebut merupakan bentuk penguatan sinergi antara Perhutani dan KPMM serta instansi terkait dalam bersama-sama menjaga dan melindungi akan pentingnya keberadaan ekosistem mangrove agar tetap lestari,” tuturnya.

Baca Juga :  Pulau Madura Siap Menjadi Sentra Industri: Empat Pengusaha Paparkan Manfaat Kepada Masyarakat di Acara Saresehan Nasional

 

“Menurut Bima, ada beberapa fungsi dan manfaat akan keberadaan ekosistem mangrove (bakau) diantaranya, memiliki fungsi ekologis, fisik dan sosial ekonomi yang sangat penting bagi ekosistem pesisir dan laut maupun masyarakat di sekitarnya.

 

Lanjut Bima, Ekosistem mangrove selain dapat menahan hempasan ombak (abrasi air laut) angin saat terjadi badai juga sebagai sumber plasma nutfah, tempat berkembang biota laut seperti ikan, udang dan kepiting serta dapat dimanfaatkan untuk destinasi wisata bahari, sarana pendidikan dan edukasi pembelajaran,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dukung Penuh UMKM Lokal, PLN ULP Pamekasan Pastikan Keandalan Listrik di Sentra Kuliner Food Colony

 

Sementara itu, ketua KPMM Endang Tri Wahyurini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya dari jajaran Perhutani yang selalu menjadi partner kami di setiap aksi dan telah ikut mendukung suksesnya aksi penanaman bersama ini.

 

“Penanaman 1000 bibit mangrove jenis Rhizophora Stylosa ini dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang jatuh setiap tanggal 26 Juli. Harapannya semoga apa yang telah dilakukan hari ini dapat menjadi manfaat besar ke-depannya guna menjaga kelestarian alam,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *