PROBOLINGGO | JATIMTRENDING.ID — KH. Fahmi Abdul Haq Zaini, S.Ag., S.Kom., atau yang akrab disapa Ra Fahmi, adalah Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo yang dikenal memiliki latar belakang keagamaan yang kuat dan mendalam.
Tak sekadar seorang pejabat, Ra Fahmi juga dikenal sebagai seorang hafidz Al-Qur’an—gelar mulia bagi seseorang yang mampu menghafal seluruh isi Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Sebelum menjabat sebagai wakil kepala daerah, Ra Fahmi pernah memimpin Pusat Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (PPIQ), lembaga yang fokus pada pendidikan dan pembinaan generasi muda dalam ilmu-ilmu Al-Qur’an.
Yang menarik, meski telah mengemban tugas pemerintahan, Ra Fahmi tetap meluangkan waktu untuk menerima setoran hafalan dari para santri yang masih ia bimbing secara pribadi.
Kegiatan itu mencerminkan konsistensinya dalam membina generasi Qurani, sekaligus menunjukkan bahwa tanggung jawab agama tetap menjadi bagian penting dari kehidupannya sehari-hari.
Ra Fahmi juga merupakan bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, salah satu pesantren besar di Jawa Timur yang berpengaruh dalam dunia pendidikan Islam.
Pondok pesantren ini telah melahirkan banyak tokoh ulama, pendidik, dan pemimpin yang berkiprah di berbagai bidang, termasuk dalam pemerintahan, pendidikan, dan dakwah di tanah air.
Kehadiran Ra Fahmi di pemerintahan mencerminkan sinergi antara kekuatan spiritual dan tanggung jawab sosial, menjadikannya contoh pemimpin yang tidak hanya cakap tetapi juga berakhlak.
Dengan latar belakang keagamaan yang kuat, diharapkan beliau dapat menjalankan amanah rakyat dengan jujur, bijak, dan bebas dari praktik-praktik korupsi yang merusak kepercayaan publik.
Masyarakat Probolinggo menaruh harapan besar kepada Ra Fahmi agar terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan keislaman dalam setiap langkahnya.
Di tengah krisis kepercayaan terhadap sebagian elite politik, sosok seperti Ra Fahmi memberikan harapan baru bahwa pemimpin yang religius dan berintegritas masih ada dan bisa diandalkan.
















