Scroll untuk membaca artikel
Nasional

15.349 Jemaah Haji Sudah Berangkat, Pemerintah Pastikan Layanan Optimal dan Haji Ramah Lansia 2026

×

15.349 Jemaah Haji Sudah Berangkat, Pemerintah Pastikan Layanan Optimal dan Haji Ramah Lansia 2026

Sebarkan artikel ini
Sejumlah jemaah haji Indonesia mengenakan seragam biru dan peci hitam tiba di Madinah dengan wajah bahagia saat operasional haji 2026 berlangsung.
Jemaah haji Indonesia tampak tiba di Madinah dengan penuh semangat pada hari keempat operasional haji 1447 H/2026 M. Pemerintah terus mengoptimalkan layanan demi kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan seluruh jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

JAKARTA | JATIMTRENDING.ID — Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah memasuki hari keempat dengan proses keberangkatan jemaah Indonesia berlangsung sesuai jadwal yang ditetapkan.

Terhitung hingga Jumat, (24/4/2026), sebanyak 40 kloter telah diterbangkan ke Arab Saudi membawa total 15.349 jemaah calon haji .

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel

Dari jumlah tersebut, 9.884 jemaah yang tergabung dalam 25 kloter dilaporkan telah tiba di Madinah secara bertahap.

Baca Juga :  Dinilai Mencederai Moral dan Etika, RKH Jamaluddin Syam Desak Bank Jatim Pamekasan Segera Minta Maaf

“40 kloter dengan 15.349 jemaah sudah diberangkatkan, dan seluruh proses operasional terus kami optimalkan,” ujar Ichsan Marsha.

Pemerintah menyebut layanan kedatangan, akomodasi, konsumsi, dan mobilitas jemaah terus dipantau agar seluruh tahapan berjalan tertib dan lancar.

Di sektor kesehatan,Kementerian Haji mencatat 93 jemaah menjalani rawat jalan selama menjalani aktivitas ibadah setibanya di Madinah.

Sebanyak dua jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia, sementara satu lainnya mendapatkan penanganan di rumah sakit setempat.

Baca Juga :  BIP Bani Insan Peduli Rayakan HUT Ke-1 di Surabaya, Komitmen Keummatan Habib Ali Jadi Sorotan Utama

“Setiap laporan kesehatan menjadi dasar penguatan layanan agar jemaah dapat beribadah aman dan nyaman,” kata Ichsan menegaskan.

Pemerintah juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Rodiyah, jemaah asal kloter SOC-3, akibat serangan jantung di Madinah.

Hak jemaah yang wafat dipastikan tetap terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji sebagai bagian dari tanggung jawab penyelenggaraan pemerintah.

Untuk menjaga kebugaran peserta, PPIH embarkasi diminta membatasi kegiatan seremonial pelepasan agar tidak membebani kondisi fisik jemaah.

Baca Juga :  Hardiknas 2025: Kemenag Jatim Tekankan Pendidikan Inklusif dan Bermutu

Jemaah yang berada di Madinah juga diingatkan mewaspadai suhu 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan sekitar 25 persen.

“Jaga stamina, perbanyak minum, dan patuhi arahan petugas karena cuaca panas membutuhkan kesiapan fisik,” tegas Ichsan kembali.

Kementerian menegaskan layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan tetap menjadi prioritas dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *