PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), badan hukum Madura United, menegaskan tidak mempermasalahkan event road race di depan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan.
Komisaris PT PBMB, Zia Ul Haq, menyampaikan hal itu di tengah beredarnya fliyer penolakan gelaran road race, Selasa (30/9/2025).
Pria yang akrab disapa Habib itu menegaskan, event road race di sekitar SGMRP Pamekasan tidak merusak rumput stadion.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga tidak mengganggu pertandingan Madura United selama jadwal tidak berbenturan dengan kompetisi resmi.
“Selama Disporapar Pamekasan memberikan izin, Madura United tidak mempersoalkan. Itu tidak melanggar regulasi,” kata Habib menegaskan.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu memperdebatkan hal ini karena lokasi balapan berada di luar area lapangan.
“Apa salahnya. Itu bukan di lapangan. Madura United tidak mempermasalahkan road race atau sejenisnya di SGMRP,” ujarnya.
Habib juga mengimbau agar tidak ada pihak yang mengatasnamakan suporter Madura United untuk menolak kegiatan tersebut.
“Harusnya tidak ada penolakan. Penggunaan area luar stadion itu hak masyarakat luas, bukan kelompok tertentu,” jelasnya.
Ia meminta agar tidak ada oknum yang sengaja mencatut nama suporter Madura United untuk menggiring opini penolakan.
Sementara itu, Ketua Aliansi Suporter Madura, Munadi, menegaskan pihaknya tidak menolak road race selama sesuai regulasi.
Bahkan, kata dia, keberadaan event tersebut bisa menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di Kota Gerbang Salam.
“Padahal tidak mengganggu. Road racenya di luar, bukan di rumput, juga tidak bersamaan dengan pertandingan,” kata Munadi.
Dukungan itu juga muncul karena kegiatan tersebut diyakini dapat menambah variasi hiburan masyarakat Pamekasan di sekitar stadion.
Sebelumnya, beredar fliyer penolakan rencana road race di depan SGMRP Pamekasan yang mengatasnamakan pecinta sepak bola Madura.
Dalam fliyer itu disebutkan, anggaran renovasi SGMRP sebesar Rp70 miliar lebih seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan sepak bola.
Namun, pihak Madura United menilai alasan tersebut tidak relevan karena area road race berada di luar fasilitas utama stadion.
Hingga kini, pihak penyelenggara bersama Disporapar Pamekasan masih berkoordinasi untuk memastikan pelaksanaan event berjalan aman dan lancar.
















