PAMEKASAN | JATIMTRENDING.ID — H. Badri Khumaini resmi memimpin PC GP Ansor Kabupaten Pamekasan setelah dilantik dalam resepsi organisasi, Minggu, (18/10/2026).
Pelantikan tersebut berlangsung di Azana Style Hotel Madura, Pamekasan, dan menjadi momentum awal transformasi kepengurusan periode 2026–2030.

Dalam sambutannya, Badri menegaskan pembenahan kaderisasi sebagai prioritas utama untuk memperkuat keberlanjutan organisasi di seluruh wilayah Pamekasan.
Menurut dia, kader yang telah mengikuti pengkaderan perlu ditata berdasarkan angkatan agar pembinaan berlangsung lebih terarah dan berkesinambungan.
Langkah itu diharapkan menciptakan basis data kader yang rapi sekaligus memudahkan organisasi menyusun program pengembangan secara terukur.
Badri juga membawa agenda penguatan potensi kader, mulai tingkat Pimpinan Anak Cabang hingga Pimpinan Ranting di berbagai kecamatan.
Potensi tersebut akan diarahkan melalui kebersamaan, solidaritas, dan pembagian peran yang sesuai kemampuan masing-masing kader organisasi.
Ia menilai penguatan jaringan hingga tingkat bawah penting agar Ansor mampu hadir menjawab kebutuhan pemuda dan masyarakat setempat.
Selain kaderisasi, Badri berkomitmen menegakkan kembali peran Barisan Ansor Serbaguna atau Banser dalam pengabdian organisasi.
Banser dipandang perlu diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan, sehingga mampu menjalankan tugas pelayanan, pengamanan, dan kebangsaan secara profesional.
Program berikutnya menyasar Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor atau MDS-RA sebagai pengawal tradisi keagamaan Nahdlatul Ulama.
Badri berharap MDS-RA menjadi garda terdepan dalam merawat amaliyah, memperkuat spiritualitas, serta menjaga kesinambungan tradisi NU.
Visi lain yang diusungnya ialah membangun kemandirian organisasi melalui optimalisasi sumber daya dan potensi ekonomi kader.
Kemandirian tersebut dinilai penting agar program organisasi tidak bergantung sepenuhnya pada dukungan pihak lain dalam pelaksanaannya.
Badri menyatakan kepemimpinannya akan diarahkan untuk menjaga ulama, memperkuat khidmat, serta mempertahankan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia pun mengapresiasi kesiapan pengurus dan kader yang mendukung pelantikan, seraya mengajak seluruh elemen bergerak dalam satu komando.
















