Scroll untuk membaca artikel
Wisata dan Kuliner

Wakil Bupati Sumenep Dorong Legalitas Pantai Salam, Harapan Baru untuk Desa Saur Saebu, Sapeken

×

Wakil Bupati Sumenep Dorong Legalitas Pantai Salam, Harapan Baru untuk Desa Saur Saebu, Sapeken

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim bersama Forkopimcam Sapeken, Kepala Desa, Perangkat dan Masyarakat Desa Saur Saebu di Pantai Salam, Sapeken.
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim bersama Forkopimcam Sapeken, Kepala Desa, Perangkat dan Masyarakat Desa Saur Saebu di Pantai Salam, Sapeken.

SUMENEP | JATIMTRENDING. ID — Kabar gembira dari Pulau Sapeken Desa Saur Saebu Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep. Sebuah destinasi wisata baru bernama Pantai Salam resmi diperkenalkan ke masyarakat.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim turun langsung untuk meninjau keindahan Pantai Salam bersama Forkopimcam, Kepala Desa, Perangkat dan masyarakat Desa Saur Saebu. Sabtu 17/04/2025.

Scroll Untuk Membaca Artikel
Scroll Untuk Membaca Artikel

Pantai Salam menyimpan cerita unik sebelum akhirnya mendapatkan namanya. Warga setempat bercerita, dulunya pasir di pantai ini sering “berjalan” sendiri. Saat musim kemarau tiba, pasir bisa berpindah arah, kadang ke barat dan kadang ke timur, seolah punya kaki.

Baca Juga :  Asta Batu Ampar Pamekasan, Wisata Religi Tak Pernah Sepi Penziarah 

Namun ajaibnya, setelah kawasan ini ditetapkan sebagai Pantai Salam, fenomena itu berhenti. Pasir kini tetap tenang di tempatnya, menambah keindahan alami pantai.

Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Sumenep yang disapa K Imam memberikan sejumlah pesan penting. Salah satu yang disoroti adalah soal legalitas kepemilikan Pantai Salam.

K Imam mendorong agar pemerintah desa segera mengurus dokumen dan status hukum pantai ini. Dengan begitu, Pantai Salam tidak hanya aman secara administrasi, tapi juga bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD) baru bagi Saur Saebu.

Baca Juga :  Pantai Lon Malang Sampang: Wisata Alam Tersembunyi yang Wajib Dikunjungi di Madura

“Pantai ini punya potensi besar. Kalau diurus dengan baik, legalitasnya beres, desa bisa mendapatkan pemasukan tambahan dari sektor pariwisata,” ujar K Imam di hadapan para perangkat desa dan warga yang ikut menyambut kedatangannya.

Selain itu, K Imam juga berharap Pantai Salam bisa dikembangkan dengan tetap menjaga keasrian dan budaya lokal. Wisata alam berbasis desa seperti ini dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Es Sudi Mampir: Rahasia Segelas Kesegaran Legendaris yang Tetap Laris di Tengah Gempuran Minuman Modern

Pantai Salam sendiri menawarkan pemandangan pasir putih yang bersih, air laut jernih, serta suasana yang masih sangat alami, cocok untuk wisatawan yang ingin mencari ketenangan jauh dari hiruk-pikuk kota.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten dan semangat masyarakat Desa Saur Saebu, Pantai Salam diyakini bisa menjadi salah satu ikon wisata baru di Kabupaten Sumenep.

“Mari kita tunggu bagaimana Pantai Salam berlayar menuju masa depannya, bukan hanya dikenal di Kabupaten Sumenep tapi dikenal diseluruh Indonesia bahkan di Mancanegara, ” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *